Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Senyawa Karsinogen dalam rokok



Apakah anda pernah bertanya apa yang terkandung dalam asap rokok? Asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia dan 69 diantaranya bersifat karsinogenik temasuk Nikotin, Tar, Formalin, Amonia, Hidrogen sianida dan Arsen.  Karsinogen adalah zat yang menyebapkan kanker, zat-zat karsinogen menyebapkan kanker dengan mengubah DNA dalam sel-sel tubuh dan menggangu proses biologis, zat ini bersifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru sehingga paru-paru menjadi berlubang dan menyebapkan kanker. (sumber Wikipedia)
Toxic

Berikut zat karsinogenik yang terkadung dalam asap rokok dan penyakit yang disebapkannya:

1.    Arsenik dan senyawanya: menyebabkan kanker paru-paru, kanker kulit dan hemangiosarcoma. Arsenik dapat ditemukan juga di Perangkat listrik, herbisida dan fungisida.
2.      Asbes: menyebabkan kanker paru-paru, asbestosis, saluran pencernaan,  pleura mesothelioma dan peritoneal mesothelioma. Asbes tidak digunakan secara luas, tetapi dapat di temukan di lantai keramik dan roofing papers. 
3.     Bensol: menyebabkan leukemia dan limfoma Hodgkin. Bensol dapat di temukan di cat, karet, perekat dan deterjen.
4.   Berilium dan senyawanya: menyebabkan kanker paru-paru. Berilium dan senyawanya dapat ditemukan di bahan bakar rudal dan reactor nuklir.
5.      Kadmium dan senyawanya: menyebabkan prostata. Kadmium dan senyawanya dapat ditemukan di fosfor, baterai dan lukisan logam.
6.      Hexavalent chromium dan senyawanya: menyebabkan kanker paru-paru. Hexavalent chromium dan senyawa dapat ditemukan di cat dan pengawet.
7.    IC gas buang mesin: menyebabkan kanker paru-paru dan kanker kandung kemih. IC gas buang mesin dapat di temukan di gas buangan dari mesin.
8.   Etilen oksida: menyebabkan Leukemia. Etilen oksida dapat ditemukan di fumigan untuk bahan makanan, tekstil, Roket propelan dan pembersih peralatan rumah sakit.
9.   Nikel: menyebabkan kanker paru-paru dan kanker hidung. Nikel dapat ditemukan pada paduan Ferrous, kramik dan baterai.
10.    Radon: menyebabkan kanker paru-paru. Radon dapat ditemukan di pembusukan uranium, tambang dan tempat berventilasi buruk.
11.   Vinil klorida: menyebabkan hemangiosarcoma dan kanker hati. Vinil klorida dapat ditemukan di Perekat untuk plastik dan pendingin

Masih banya lagi zat karsiogenik yang terkandung dalam asap rokok yang sangat beracun bagi tubuh manusia seperti Amonia, Butane (digunakan dalam cairan ringan), Karbon monoksida (gas beracun), Kadmium (digunakan dalam baterai), Sianida (racun mematikan), DDT (sebuah insektisida yang dilarang), Etil furoat, Lead (sangat beracun dalam dosis tinggi), Formaldehiyde (digunakan untuk mengawetkan spesimen mati), Methoprene (insektisida), Megastigmatrienone, Maltitol (Pemanis untuk penderita diabetes), Napthalene (bahan di kapur barus), Metil isosianat dan Polonium.

5 penyakit terburuk diakibatkan rokok


Rokok adalah senjata biokimia yang merusak ekosistem, berbentuk silinder kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau. 
Rokok di legalkan dibeberapa Negara termasuk Indonesia, Indonesia merupakan surge bagi industri rokok karna harga rokok di Indonesia masih sangat murah dibandingkan Negara lain. Menurut Penelitian Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI)  Indonesia menempati urutan ke 5 sebagai Negara yang memiliki angka perokok tertinggi di dunia. Temuan Global Adult Tobacco Survey (GATS) menyatakan bahwa 86 % orang dewasa di indonesia menyadari bahaya merokok bagi kesehatan dan dapat menyebabkan penyakit serius. Walaupun demikian masih banyak masyarakat indonesia seakan tidak peduli dengan dapak yang diakibatkan rokok.
image dari pixabay

Berikut 5 penyakit terburuk yang diakibatkan rokok:


1.      Kanker paru-paru: merokok dapat dikatak sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Orang yang paling beresiko terkena kanker paru-paru adalah perokok aktif dan tidak menutup kemungkinan untuk perokok pasif.  Lebih banyak orang meninggal karena kanker paru-paru dibandingkan jenis kanker lainnya.
2.      COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease): penyakit kronis paru-paru yang disebabkan oleh kerusakan paru-paru yang tidak bisa lagi disembuhkan. Penyakit ini sangat erat hubungannya dengan asap rokok yang dihirup baik oleh perokok atau pun orang disekitarnya yang juga menghirup asap rokok tersebut secara berkepanjangan.
3.      Penyakit jantung:  merokok dapat menyebabkan penyumbatan dan penyempitan di arteri , yang berarti kurangnya aliran darah dan oksigen untuk jantung. Sekitar 20% dari semua kematian akibat penyakit jantung di Amerika Serikat, secara langsung berhubungan dengan merokok. Hal itu karena merokok merupakan penyebab utama serangan jantung.  Diperkirakan bahwa sekitar 35.000 perokok pasif meninggal karena penyakit jantung setiap tahun karna menghirup paparan asap rokok dari lingkungan.
4.      Stroke: karena merokok dapat menyebabkan penyumbatan dan penyempitan di arteri
,maka dapat memicu stroke. Studi membuktikan bahwa seorang perokok berisiko dua kali lipat terkena iskemik stroke (yaitu akibat dari pembekuan darah pada otak), berisiko empat kali lipat terkena hemoragik stroke (yaitu pecahnya pembuluh darah) dan perokok cenderung terkena stroke di usia yang jauh lebih muda dibanding yang bukan perokok. Selain stroke, merokok juga dapat menyebabkan aterosklerosis (atau penumpukan plak didalam pembuluh darah dan dapat membuat darah menjadi beku). 
5.      Asma: bahwa yang berperang menimbulkan serangan asma adalah interaksi dengan asap rokok. Karena asap rokok mengiritasi saluran udara tidak hanya para perokok langsung tetapi juga para perokok pasif akan memiliki peluang untuk terserang asma sama besarnya.



3 Racun utama pada rokok



Dalam satu batang rokok mengandung sekitar 7.000 zat kimia, 200 jenis diantaranya bersifat karsinogenik, yaitu zat yang merusak gen dalam tubuh sehingga memicu terjadinya kanker. Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano. Benzene, juga di kenal sebagai bensol (senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna). Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif. Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol. Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana. Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu. Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat. Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida. Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus. Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil dan motor (sumber Wikipedia). Dari senyawa kimia yang terkandung didalam satu batang rokok diatas, berikut tiga senyawa kimia utama pada rokok:


1.   Tar: adalah bahan padat halus yang berukuran lebih kecil dari debu yang ikut masuk ke dalam tubuh saat perokok menghisap asap rokok, dalam bentuk padat tar berwarna cokelat dan mudah menempel menyebapkan noda kuning kecoklatan pada kuku dan gigi pada perokok, tar bisa menempel pada jaringan merah halus dari paru-paru dan dapat membuat flek pada paru-paru.
2.      Nikotin: adalah alkaloid parasimpatomimetik poten yang ditemukan tembakau,  merupakan senyawa adiktif yang mempengaruhi peredaran darah dan bersifat karsinogen. Nikotin merupakan zat adiktif yang lebih kuat menimbulkan efek psikoaktif pada manusia dari pada kokain, heroin dan morfin. Saat menghirup asap rokok nikotin turut masuk ke dalam paru-paru, kemudian diabsorbsi secara cepat ke dalam aliran darah  dan menyebar ke seluruh tubuh. Nikotin mempengaruhi banyak organ termasuk jantung, pembuluh darah, system horomon metabolism dan juga  otak. Nikotin terserap ke dalam darah dan mengalir menuju otak dan merangsang reseptor otak untuk melepaskan senyawa yang disebut dopamin, senyawa inilah yang memberikan efek rasa senang, nikmat dan tenang kepada perokok. Tetapi efek yang diberi nikotin untuk melepaskan senyawa dopamine di otak berlangsung singkat, menimbulkan dorongan untuk merokok berkepanjangan. Penghentian pemakaian nikotin kepada pecandunya dapat menghasilkan banyak gejala yang tidak menyenagkan yaitu: emosi, stress, hilangnya konsentrasi, mood, ganguan pola tidur, dan mengidam nikotin.
3.      Karbon monoksida:  gas yang terdiri dari satu atom karbon (c)  dan satu atom oksigen (o), gas ini tidak berbau, warna, berasa dan tidak mengiritasi. Namun karbon monoksida ini sangat beracun apabila terhirup oleh manusia, Zat ini dapat berkombinasi dengan haemoglobin dalam darah, mengurangi kapasitas darah untuk membawa oksigen. Karbon monoksida dikenal sebagai penyebab utama penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung) pada perokok.